Latar Belakang Masalah
Dalam kegiatan belajar mengajar tak
lepas dari keberadaan seorang guru. Tanpa guru maka kegiatan pembelajaran akan
sulit untuk dilakukan. Guru mempunyai peran yang paling aktif dalam pelaksanaan
pendidikan untuk mencapai tujuan yang akan dicapai. Guru juga memiliki banyak
kewajiban dalam pembelajaran dari mulai merencanakan pembelajaran, melaksanakan
proses pembelajaran, hingga melakukan evaluasi pembelajaran yang telah
dilakukan.
Dalam proses pembelajaran, guru
mempunyai peran yang paing aktif terutama dalam berkomunikasi. Guru harus mampu
membangun komunikasi dengan baik kepada siswa karena guru adalah fasiltator
yang mempunyai banyak wawasan. Sehingga ketika peserta didik bertanya, ada
hubungan timbal baik tanya jawab antara guru dan murid dengan baik.
(“Lilia: Pengaruh
Kemampuan.... *Dosen Universitas Esa Unggul 120,” 2019)
Rumusan Masalah
1. Bagaimana
syarat menjadi guru?
2.
Bagaimana peran guru sebagai pegajar?
3. Bagaimana
peran guru sebagai pendidik?
Tujuan
1. Tulisan
ini di buat untuk memenuhi mata kuliah Profesi Kependidikan.
Pembahasan
a.
Syarat
menjadi guru
Guru
adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan
anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan
menengah. Guru menjadi salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan. Hal
ini dikarenakan guru merupakan titik sentral didalam tenaga kependidikan yang
berhubungan langsung dengan peserta didik sehingga dijadikan sebagai tauladan
bagi peserta didik.
Sebagai
seorang guru yang baik harus memenuhi berbagai persyaratan. Menurut
Undang-Undang RI No 14 Tahun 2005 terdapat lima syarat menjadi seorang guru,
yaitu :
1. Memiliki
Kualifikasi Akademik.
2.
Memiliki Kompetensi.
3.
Memiliki Sertifikat Pendidik.
4.
Sehat Jasmani dan Rohani.
5. Memiliki
Kemampuan untuk Mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional.
bb. Peran guru sebagai pengajar
bb. Peran guru sebagai pengajar
Mengajar merupakan
salah satu tugas seorang guru yang harus dilaksanakan dengan baik karena dalam
tugas mengajar guru menyampaikan dan mentransformasikan ilmu pengetahuan yang
dimilikinya kepada peserta didik.
Guru sebagai pengajar
lebih menekankan pada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran,
yang juga memberikan arti bahwa guru pada umumnya akan memberikan kriteria
keberhasilan anak didiknya melalui nilai-nilai pelajaran yang diajarkan setiap
harinya. Dalam tugas ini guru dituntut untuk memiliki seperangkat pengetahuan
dan ketrampilan teknis mengajar, disamping menguasai ilmu atau bahan yang akan
diajarkannya. peran guru sebagai pengajar adalah proses guru mentransformasikan
ilmu pengetahuan kepada peserta didik dengan merencanakan pengajaran,
melaksanakan pengajaran, dan melakukan evaluasi pengajaran.
(Susanto, 2018)
c. Peran guru sebagai pendidik
Peran
guru sebagai pendidik adalah menanamkan sikap, nilai, dan perilaku melalui
keteladanan sikap dan perilaku diri sendiri atau yang dipetik dari orang lain
untuk ditanamkan kepada anak didik. Guru sebagai pendidik adalah sebagai
pribadi yang memberikan bantuan, dorongan, pengawasan, dan pembinaan dalam
mendisiplinkan peserta didik agar menjadi patuh terhadap aturan sekolah dan
norma dalam masyarakat. Guru dalam rangka mendidik harus mampu menjadikan
peserta didik yang di ampunya menjadi pribadi yang berbudi pekerti baik.
Peran guru sebagai pendidik antara lain:
1. Menanamkan
sikap, nilai, dan perilaku melalui keteladanan sikap dan perilaku diri sendiri
atau yang dipetik dari orang lain untuk ditanamkan kepada anak didik.
2. Memberikan
bantuan, dorongan, pengawasan, dan pembinaan dalam mendisiplinkan peserta didik
agar menjadi patuh terhadap aturan sekolah dan norma dalam masyarakat.
3. Mendorong
peserta didik untuk mempunyai karakter baik dengan penamanan moral yang baik.
KEPEMIMPINAN
GURU PENGEMBNGAN POTENSI SISWA
Kepemimpinan guru dalam pembelajaran
menjadi faktor yang mendasar, karena berperan sebagai fasilitator yang
memengaruhi interaksi dalam relasi guru sebagai pemimpin dan siswa sebagai yang
dipimpin. (Perilaku, Siswa, & Iv, 2018)
Pengembangan
potensi siswa, dilakukan guru dalam bentuk bimbingan melalui proses
pembelajaran di kelas serta kemampuan merancang pembelajaran,dan kemampuan
mengelola kelas. Kemampuan mengelola kelas berartiguru memiliki kemampuan dalam
mengkondisikan kelas secara kondusif.Suasana kelas yang kondusif akan memfasilitasi
terjadinya interaksi antara guru dan siswa secara edukatif dan efektif.
Daftar Pustaka
Lilia: Pengaruh Kemampuan.... *Dosen Universitas Esa
Unggul 120. (2019), 8(3), 120–128.
Perilaku, T., Siswa, B., & Iv, K. (2018). No Title, 4, 220–229.
Susanto, R. (2018). Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal
ANALYSIS OF LECTURERS ’ PROFESSIONALITY TOWARDS PRE - SERVICE TEACHERS ’
PROFESSIONAL COMMITMENT ( CAPACITY BUILDING OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION
FACULTY ) Institutes of Teacher ’ s Education has, III(3), 249–262.